JANGKAR

Perjuangan yang panjang untuk mencapai cita-cita yang di inginkan

Parunten

HIMAPA OSIRIS....Tuhan Bersama Orang-orang yang Berani!!!

Jumat, 08 Januari 2010

Edelweis dan keabadiannya

eidelweis.jpgsiapa yang tidak kenal dengan bunga yang satu ini. saya yakin semua yang mengaku mapala atau komunitas pecinta alam pasti akan dengan segera mengakui bahwa ia mengenalnya. namun apa jadinya jika keabadian bunga ini diusik oleh tangan-tangan jahil, yang kemudian memetiknya untuk dibawa pulang. lebih parah lagi kalo dipetik hanya untuk pembenaran atau bukti bahwa ia telah mencapai puncak gunung tertentu.
bunga Edelweis ada beberapa macam warnanya, tergantung dari habitat dimana ia tumbuh. di gunung Arjuno dan Welirang (jawa-timur), bunga ini akan berwarna sedikit kkuningan. di beberapa gunung lain, warnanya pun akan lain. biru, sedikit kemerahan. yang paling banyak ditemui adalah warna putih. ada juga yang berwarna-warni (karena di cat oleh penjualnya, hehehe….)
sekiranya bunga ini dipetik, dan kemudian di tunjukkan pada orang lain yang ada di bawah (yang gak ikutan naik gunung, mis), saya bisa menyebutnya sebagai suatu perusakan ekosistem dan habitat. meskipun bunga ini disebut juga dengan bunga abadi, namun alangkah lebih baiknya jika kita tidak memetiknya dan menjadikannya sebagai hiasan di rumah. lebih parah lagi jika bunga ini nantinya akan diberikan pada kekasih pujaan hati. Wuih…….ga Gentle banget tuh orang. kalo jadi cewek yang dikasih bunga, malah ku suruh balkin lagi aja di tempatnya semula.
sudah banyak peraturan yang melarang untuk membawa pulang bunga edelweiss ini. di Gunung Semeru, siap-siap jika ketahuan memetik bunga ini, berendam di Ranu Kumbolo atau Ranu Regulo. Wuih…dingin banget. makanya, jangan coba2 ngambil ya. kalo diambil� terus, maka keabadiannya akan hilang lho….. kesadaran akan kestabilan habitat dan ekosistem lingkungan akan membuat kita semakin bijak dalam memahami alam.

Sumber : Komunitas MAPALA Indonesia
Read rest of entry

Pulau Sempu, The bEach Nya INDONESIA

sempu.jpgUapikkkkk tenan. sumpah deh, aku ga bohong. bener2 Buagusss……Top Markotop deh pokoknya. gimana ga seneng, la wong disana bisa nyebrang dari pulau jawa ke pulau sempu tanpa harus naik perahu. hehehe…ituhanya bisa dilakukan kalo air lautnya lagi surut lo.
Eh…dah pada tu belum sih letak pulau Sempu ini? alah….orang Indonesia kok ga Tau. termasuk dalam wilayah kabupaten Malang, Jawa Timur. akses kesana juga sangat mudah lo. tapi harus diinget, kalo mo nyebarang ke pulau Sempu hanya bisa dilakukan pada pagi dan sore hari saja. dan itupun ga boleh lebih dari jam 16.00. karena kalo lewat dari jam 16.00, selain bahaya, juga ntar kemaleman. banyak nyamuk. heheh :D .
untuk mencapainya, gampang kok.dari terminala Arjosari di Malang sana, naik angkot ke arah Turen. ga mahal kok, paling ga nyampe 10ribu per-orang. dari sana (Turen), naik angkot ke arah Sendang Biru. lumayan, paling juga cuman 15 rb per-orang. perjalanannya asik kok. melihat pemandangan alam di daerah malang selatan. Wuih….nyenegin deh pokoknya.
dari pantai sendang biru, perjalanan menuju Pulau Sempu tinggal didkit lagi. biasanya, wisatawan asing lebih suka bermalam di Sendang Biru. ga mau repot dengan Tenda dan sebagainya yang harus di pasang di Pulau Sempu kalo mau menginap. sesuai dengan namnya, pantai Sendang Biru Ini benar2 Biru airnya. bahkan malah kadang sedikit kehijauan. Muantap….Mak Nyossss Pemirsa. mo beli ikan bakar disana juga bisa kok. tinggal minta aja ama nelayan yang lagi sandar disana.
sebelum masuk Pulau Sempu, wajib laporke pos di Sendang Biru. Pos ini bertugas memberikan perijinan kepada setiap orang yang mau ke Pulau Sempu. Soalnya, Pulau Sempu dah jadi CAGAR ALAM lo. makanya, harus dijaga kelestarian habitat dansegar_anak_p_-sempu.JPG lingkungannya. biaya nya biasanya terserah kita. cukup mengisi buku tamu dan sedikit memberikan kopi KTP atau tanda pengenal lainnya. gampang kan…..?
di Pulau Sempu bisa kita temui danau segara anakan. tenpat ini lebih mirip dengan telaga kecil yang dikelilinbgi dengan Batu Karang yang membatasinya dengan laut. Buat berenang..? Jangan tanya, boleh dan enak banget coy….sumpeh deh. heheh…bisa juga maen voli pantai. mau berjemur,? Boleh kok, asal tidak meninggalkan norma kesusilaan ya…

Sumber : Komunitas MAPALA Indonesia
Read rest of entry

Panduan Kegiatan Arung Jeram serta berbagai informasi lainnya

Sumber: http://www.nature-trekker-indonesia.com/index.php?
Peralatan-peralatan Arung Jeram
a. Riverboats (Perahu)

Peralatan utama dalam kegiatan arung jeram adalah Perahu. Terdapat berbagai merek, jenis, ukuran dan bahan. Semuanya didesain berdasakan karakteristik dari sungai tempat kegiatan arung jeram diadakan. Umumnya terbuat dari bahan Hypalon, PVC dan Polytex.Perahu yang anda gunakan dalam kegiatan arung jeram biasanya berukuran panjang 3,6 - 4,0 meter dengan lebar rata-rata mencapai 2,1 meter dan berat 40 - 60 kg.
Perahu tersebut dapat mengangkut peserta 5 - 7 orang dengan 1 orang skipper.
Bagian-bagian yang terdapat pada perahu :
1. Bow and Stern
2. Chamber atau biasa disebut tube
3. Floor
4. Thwart
5. Boat line
6. D Ring
7. Handling Grip
8. Bilge Hole/self bailing
9. Valve

Cara duduk di perahu
Selengkapnya kunjungi : http://www.nature-trekker-indonesia.com/index.php?option=com_content&task=view&id=121&Itemid=51
Read rest of entry

Selasa, 05 Januari 2010

Climbing Knots for Beginners

The Climbing Rope is a key tool in Climbing. You will not be able to use your rope effectively if you do not know how to tie knots and what situation calls for a specific knot. These purposes and more are more than enough for beginners to learn how to tie knots commonly used in Rock Climbing. In this section, know several knots that you should know and learn when they are used.

Alpine ButterflyIf you need to attach a Carabiner or any piece of gear to a loop in the rope then you need to tie a Single Loop Knot. Examples of this knot classification are Alpine Butterfly, Bowline, and Figure Eight Knots.

Double Alpine Butterfly
Double Loop Knots are usually tied for more security or if you want to have a double hold when hauling up or lowering load. A Double Alpine Butterfly is a good example of a Double Loop Knot.

Clove HitchTo control the descent when belaying, or apply friction on the rope and your Carabiner or other piece of equipment, tie a Hitch. This is a type of knot wherein the rope is tied or looped to an object such as a Carabiner or post. You can also tie a Hitch to anchor yourself immediately without a sling. Prusik Knot, Clove Hitch, and Italian Hitch are common examples of this classification.

Overhand KnotMeanwhile, another classification is the Stopper Knot. As the name suggests, the knots under this category are usually tied at the end of the rope to prevent it from fraying or unraveling. The Overhand, Double Overhand, and Figure Eight Knots are all part of the Stopper Knot family.

Water Knot
If you need a long rope but you do not have one, you can tie two ropes through Bends. The Water Knot and Fisherman's Knot are good examples of Bends.


These are the different basic knots used in Rock Climbing. Know when and how they are used and learn how to tie them. You will learn other Climbing Knots as you gain experience.

Single Loop Knots


Alpine Butterfly Knot Alpine Butterfly Knot
The Alpine Butterfly is also considered to be one of the best and most secure Single Loop Knots that can be tied in the middle of a rope when you don't have access to the ends.

Bowline Bowline
The Bowline has been called the "King of Knots" and it is used around the world in one form or another. Learn how and where the Bowline is used in this section.

Figure Eight Loop Figure Eight Loop
The Figure Eight Loop is generally considered to be 10-15% stronger than the basic Bowline. This loop is very easy to remember. Learn how to tie this knot with the help of our animation and easy-to-follow steps.

Double Loop Knots


Double Figure Eight Loop Double Figure Eight Loop
Also known as bunny ears, the Double Figure Eight Loop is a strong and secure knot which is tied to equalize the load on two anchors clipped to the 'ears'.

Double Alpine Butterfly Double Alpine Butterfly
If you want to make two loops in the middle of a rope and you do not have access to the two ends of it, tie a Double Alpine Butterfly Knot. Learn how in this section.

Hitches


Prusik Knot Prusik Knot
Tying a Prusik Knot will enable you to ascend a rope or haul up load. Learn how to tie this knot with the help of our animation and easy-to-follow steps.

Clove Hitch Clove Hitch
The clove hitch knot is popular because it is easy to do. It is one of the most frequently used knots which is essential for both summer and winter climbing.

Italian Hitch Italian Hitch
The Italian Hitch is an extremely useful knot as it can be used for Belaying, Abseiling, and rigging. Learn how to tie the Italian Hitch in this section.

Stopper Knots


Overhand Knot Overhand Knot
This is a fundamental knot which forms the basis of other essential knots. It is usually tied at the end of the rope or line. Learn how to tie an Overhand Knot in this section.

Double Overhand Knot Double Overhand Knot
This knot is more preferable to be used as a stopper knot because it is harder to untie and is less likely to pull through. Learn how to tie a Double Overhand Knot with the help of our animation.

Figure Eight Knot Figure Eight Knot
If you need to learn one knot, then it should be the Figure of Eight knot. There are generally two methods to use the Figure of Eight Knot. Learn how to tie the Figure of Eight Knot in this section.

Bends


Water Knot Water Knot
The Water Knot is used for joining the ends of a webbing waistline or a sling. It is also known as Ring Bend or Tape Knot. Learn how to tie this knot in this section.

Fisherman's Knot Fisherman's Knot
The Fisherman's Knot is usually used to tie two ropes or lines with roughly the same diameter such as Fishing Lines, hence the name. Learn more about this knot in this section.

Double Fisherman's Knot Double Fisherman's Knot
As the name suggests, the Double Fisherman's Knot involves tying two Fisherman's Knots. This is commonly used to tie the ends of two ropes of different diameters.


If you are an advanced climber, you might want to learn about alternatives for certain types of knots. Learning more knots will allow you to possess alternative techniques you can use as and when required. When is it better to use the Figure Eight Knot rather than the Clove Hitch in creating a belay? Which is the best to use when tying two ropes together to abseil off and why?
Read rest of entry

SEKILAS PANJAT TEBING

Sebagaimana diketahui, olah raga panjat tebing yang populer di kalangan remaja sebagai olah raga panjat dinding pada akhir-akhir ini menjadi sangat populer dan banyak diminati oleh para remaja generasi muda kita. Hal ini tampak dari semakin seringnya diselenggarakan kejuaraan sejenis, baik yang dilakukan di sekolah sebagai kegiatan ekstra kurikuler yang digemari maupun yang diselenggarakan oleh para mahasiswa pecinta alam sebagai salah satu kegiatan integrasi antara mahasiswa dan pelajar sekolah lanjutan. Olah raga panjat dinding telah menjadi ?trend? yang digemari dan dijadikan olah raga tantangan bagi para generasi muda.

Di samping itu, olah raga yang penuh tantangan dan harus dilakukan dengan keberanian dan ketrampilan ini ternyata mampu menjadi olah raga alternatif bagi para generasi muda kita, untuk menyalurkan energi mereka pada kegiatan yang positif dan konstruktif. Olah raga panjat tebing memiliki seperangkat nilai positif yang harus kita kembangkan terus, antara lain pembentukan watak dan karakter, mengokohkan kepribadian, memupuk jiwa sportif, sederhana, patriotis dan penuh semangat juang, serta merupakan penyaluran bakat dan prestasi.

Olah raga keras seperti panjat tebing ini mengandung beberapa nilai positif unruk pembinaan kepribadian. Nilai tersebut dibutuhkan dalam mengembangkan kepribadian bagi penyiapan sumber daya manusia untuk pembangunan. Nilai tersebut antara lain :


  • Sebagai arena penumbuhan dan pembinaan disiplin

  • Dapat memupuk semangat dan jiwa kompetisi yang sehat

  • Mendidik pribadi yang kuat, ulet, dan tidak kenal menyerah

  • Membina kemampuan fisik yang prima

  • Membina persatuan dan kesatuan

  • Membangkitkan rasa cinta tanah air

  • Menuntut kemampuan teknis khusus, sehingga harus mengikuti perkembangan teknologi

  • Meningkatkan sumber daya manusia
    Dibandingkan dengan olah raga lainnya, panjat tebing termasuk sangat khas. Untuk bisa melakukan olah raga ini tidak cukup hanya mengandalkan fisik dan mental yang sempurna, namun kita juga perlu peralatan yang memadai untuk tetap menjamin keselamatan selama memanjat.

    Perkembangan kegiatan panjat tebing di Indonesia adalah merupakan perwujudan nyata dari dinamika pemuda Indonesia yang dengan sadar menghimpun dirinya dalam organisasi-organisasi induk kegiatan pemanjat tebing dan pendaki gunung sesuai dengan jenis dan fungsinya dengan tujuan akhir mencapai cita-cita berlandaskan falsafah negara Pancasila.

    Pemerintah sendiri selalu mendorong dan memberikan motivasi serta menciptakan iklim yang kondusif agar olah raga panjat tebing dapat berkembang dengan pesat, karena dengan demikian kita telah berupaya membina dan mengembangkan kegiatan olah raga pecinta alam agar dapat meluas dan merata ke seluruh tanah air. Diselenggarakannya kegiatan panjat tebing dengan menggunakan dinding buatan memungkinkan masyarakat luas di perkotaan dapat menikmati atraksi penampilan para pemanjat tebing, dengan demikian akan dapat memberikan dampak langsung dalam memperluas minat remaja kepada olah raga ini.

    Kilas Balik Panjat Tebing Indonesia
    1976
    Harry Suliztiarto mulai latihan memanjat di Citatah. Patok pertama panjat tebing modern di Indonesia.

    1977
    Skygers Amateur Rock Climbing Group didirikan oleh Harry Suliztiarto, Heri Hermanu, Deddy Hikmat, dan Agus R.

    1979
    Harry Suliztiarto memanjat atap Planetarium, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Disengaja atau tidak, merupakan upaya pertama di Indonesia untuk mempublikasikan panjat tebing.

    1980
    Tebing Parang di Jawa Barat untuk pertama kalinya dipanjat oleh tim ITB. Skygers menyelenggarakan sekolah panjat tebing angkatan pertama. Wanadri menjadi tim Indonesia pertama yang berekspedisi ke Cartensz Pyramide. Mereka gagal mencapai puncak, namun berhasil di Puncak Jaya dan Cartensz Timur. Sedangkan ekspedisi gabungan Mapala UI dan tim AS mendaki Puncak Trikora.

    1981
    Dua ekspedisi Indonesia sekaligus di dinding Selatan Carstensz: Mapala UI dan ITB. Salah seorang anggota tim Mapala UI, Hartono Basuki, gugur di sini. Korban pertama pendakian di Cartensz. Jayagiri dari Bandung mengirimkan Danardana mengikuti sekolah pendaki gunung di Glenmore Lodge, Skotlandia, dilanjutkan pendakian Matterhorn di Swiss.

    1982
    Jayagiri mengirimkan Irwanto ke sekolah pendakian di ISM di Swiss, dilanjutkan ekspedisi 4 orang ke Monte Rosa di Swiss serta Mont Blanc dan Matterhorn. Dua ekspedisi ke Cartensz: Wanadri dan Pataga Jakarta. Ahmad dari kelompok Gideon Bandung tewas terjatuh di Tebing 48 Citatah. Korban pertama panjat tebing di Indonesia.

    1984
    Tebing Lingga di Trenggalek, Jawa Timur, serta tebing pantai Uluwatu di Bali, berhasil dipanjat oleh kelompok Skygers dan Gabungan Anak Petualang dari Surabaya.

    1985
    Tebing Serelo di Lahat, Sumatra Selatan, dipanjat tim Ekspedisi Anak Nakal. Ekspedisi Mapala UI gagal mencapai Puncak Chulu West (6584 m) di Himalaya. Ekspedisi Jayagiri gagal memanjat Eiger. Timnya yang lain, di antaranya Don Hasman, berhasil mendaki Kilimanjaro (5859 m) di Afrika.

    1986
    Kelompok gabungan Exclusive berhasil memanjat Tebing Bambapuang diselatan Sulawesi Selatan. Kelompok Unit Kenal Lingkungan Univeritas Pajajaran Bandung memanjat Gunung Lanang di Jawa Timur. Tim Jayagiri merampungkan Dinding Ponot di air terjun Sigura-gura, Sumatera Utara. Kompetisi panjat tebing pertama di dunia diselenggarakan di Uni Soviet, di tebing alam, dan sempat ditayangkan oleh TVRI.

    1987
    Ekspedisi Wanadri menyelesaikan pemanjatan Tebing Batu Unta di Kalimantan Barat. Kelompok Trupala memanjat tebing Bukit Gajah di Jawa Tengah. Skygers memanjat Sepikul di Jawa Timur. Beberapa ekspedisi dari Indonesia dikirimkan ke luar negeri. Mapala UI ke Puncak Chimborazo (6267 m) dan Cayambe (gagal) di Pegunungan Andes. Ekspedisi Wanita Indonesia Mendaki Himalaya ke Imja Tse di Nepal. Ekspedisi Jayagiri Saddle Marathon yang terdiri dari Mamay S. Salim dan Bambang Hertadi mencapal puncak tertinggi Afrika, Kilimanjaro, dengan membawa sepeda. Tim ini juga mendaki Mount Kenya di Afrika dan Imja Tse, tanpa sepeda. Ekspedisi Wanadri gagal mencapai Puncak Vasuki Parbat (6792 m) di Ghar, India. Lomba panjat tebing pertama di Indonesia dilaksanakan di tebing pantai Jimbaran, Bali. Tiga Angota Aranyacala dan 1 mahasiswa sipil Trisaksi tewas terbunuh dekat Ilaga, dalam perjalanan ke Cartensz.

    1988
    Dinding panjat buat pertama kali diperkenalkan di Indonesia, dibawa oleh 4 atlet pemanjat Prancis yang diundang atas kerjasama Kantor Menpora dengan Kedubes Perancis di Jakarta. Mereka juga sempat memberikan kursus singkat. Menjelang akhir acara, terbentuk Federasi Panjat Gunung dan Tebing Indonesia (FPTGI), diketuai Harry Suliztiarto. Ekspedisi panjat tebing yang sepenuhnya dilaksanakan oleh wanita, Ekspedisi Putri Parang Aranyacala, memanjat Tower III Parang. Kelompok putranya memanjat Tebing Gunung Kembar di Citeureup, Bogor. Ekspedisi UKL Unpad kehilangan satu anggotanya, Yanto Martogi Sitanggang, di Batu Unta, tewas terjatuh. Panjat kebut pertama kali dilakukan oleh Sandy Febyanto dan Djati Pranoto, di Tower I Parang, dalam waktu 4 jam(240 menit). Sekaligus merupakan pemanjatan tebing besar pertama tanpa menggunakan alat pengaman sama sekali, keduanya hanya dihubungkan tali, jalur tersebut dinamakan '240'. Lomba panjat tebing buatan pertama dilakukan di Bandung, mengambil tempat di suatu gardu listrik. Ekspedisi Wanadri berhasil menempatkan 3 pendakinya di Puncak Pumori (7145 m) di Himalaya. Menyusul, pasangan F.Hendricus Mutter dan Vera MW dari Jayagiri mendaki Imja Tse, tanpa sherpa. Di Alpen, Ekspedisi Jayagiri Speed Climbing gagal memenuhi target waktu 2 hari pemanjatan dinding utara Eiger, mulur menjadi 5 hari. Sedangkan ekspedisi dari Pataga Jakarta berhasil menciptakan lintasan baru di dinding yang sama. Di Yosemite, AS, Sandy Febyanto dan Djati Pranoto memanjat Tebing Half Dome (gagal memecahkan retor John Bachar dan Peter Croft, 4,5 jam) dan El Capitan (gagal memecahkan rekor 10,5 jam).

    1989
    Awal tahun dunia panjat tebing Indonesia merunduk dilanda musibah, gugurnya salah satu pemanjat terbaik Indonesia, Sandy Febyanto, jatuh di Tebing Pawon, Citatah. Tapi tak lama, semangat almarhum seolah justru menyebar ke segala penjuru, memacu pencetakan prestasi panjat tebing di Bumi Pertiwi ini. Tim Panjat Tebing Yogyakrta / TPTY melakukan ekspedisi ke Dinding Utara Carstensz tetapi gagal mencapai puncak secara direct, namun jalur normal Carstensz berhasil dipanjat sebelumnya. Kembali kawasan Citeureup dirambah anak Aranyacala, kali ini Tebing Rungking. Arek-arek Young Pioneer dari Malang memanjat tebing Gajah Mungkur diseputaran dalam kawah Gunung Kelud. Kemudian tim Jayagiri dalam persiapannya ke Lhotse Shar di Nepal, mematok target memanjati semua pucuk-pucuk tebing sekeliling kawah Kelud tadi, tapi tak berhasil. Ekspedisi Lhotse Shar itu sendiri batal berangkat. Tebing Uluwatu dipanjat ekspedisi putri yang kedua, dari Mahitala Unpar. Kelompok MEGA Universitas Terumanegara melakukan Ekspedisi Marathon Panjat Tebing, beruntun di tebing-tebing Citatah, Parang, Gajah Mungkur, dan berakhir di Uluwatu, dalam waktu hampir sebulan, marathon panjat tebing pertama di Indonesia. Ekspedisi Putri Lipstick Aranyacala dia
    Bambapuang, tapi musibah menimpa sebelum puncak tergapai. Ali Irfan Batubara, fotografer tim, tewas tergelincir dari ketinggian. Tahun ini tercatat tak kurang dari sepuluh kejuaraan panjat dinding diselenggarakan di Indonesia. Beberapa yang besar antara lain di Universitas Parahyangan Bandung, Universitas Trisakti Jakarta, ISTN Jakarta, di Markas Kopassus Grup I Serang, dua kali oleh Trupala SMA-6 (di Balai Sidang dan Ancol), lalu SMA 70 Bulungan Jakarta, kelompok KAPA FT Ul, Geologi ITB.
    Mapala Ul bikin 2 ekspedisi, Mount Cook (3764 m) di Selandia Baru dan Puncak McKinley (6149 m) di Alaska. Empat anggota Wanadri mengikuti kursus pendakian gunung es di Rainier Mountaineering Institute di AS, dilanjutkan dengan bergabung dengan ekspedisi AS ke Kangchenjunga di Himalaya. Di Alpen, Ekspedisi Wanita Alpen Indonesia berhasil pula merampungkan misinya, mendaki 5 puncak tertinggi di 5 negara Eropa, Mont Blanc (4807m, Perancis), Grand Paradiso (4601 m, Italia), Marts Rosa (4634 m, Swiss), Grossgiockner (3978 m, Austria) dan Zugsptee (2964 m, Jerman Barat). Akhir tahun ini ditutup dengan gebrakan Budi Cahyono melakukan pemanjatan solo di Tower III Tebing Parang. Artificial solo climbing pada big wall yang pertama di Indonesia.

    1991
    Aryati menjadi wanita Asia pertama yang berhasil menjejakkan kakinya di Puncak Annapurna IV, Himalaya, pada Ekspedisi Annapurna Putri Patria Indonesia. Tim Srikandi Tim Panjat Tebing Yogyakarta (6 orang) membuat jalur diBukit Tanggul, Tulung Agung, Jawa Timur. Tim URAL Jakarta berhasil memanjat tegak lurus sisi Barat Gunung Gajah (220 m) di Pemalang Jawa Tengah. Mauli M.M.Wibowo dengan pemanjatan Solo berhasil mencapai puncak dinding selatan Bamba Puang (Sulawesi Selatan).

    1992
    Dunia petualangan Indonesia kembali berduka karena kehilangan dua orang terbaiknya, Norman Edwin dan Didiek Syamsu, anggota Mapala UI tewas diterjang badai di Gunung Aconcagua, Argentina. Ekspedisi Pemanjat Putri Indonesia menjejakkan kakinya di Puncak Tebing Cima Ovest, Tre Cime, Italia. Ekspedisi Putri Khatulistiwa Tim Panjat Tebing Yogyakarta memanjat dinding utara Bukit Kelam, Sintang, Kalimantan Barat.
    Senin, 20 Juli 1992, Robbyanto dan Sugiarto dari Marsipala Universitas Tarumanegara Jakarta berhasil memecahkan rekor pemanjatan pada jalur 240 di dinding timur Gunung Parang (946 m dpl), Purwakarta Jawa Barat. Rekor yang semula diukir oleh pasangan alm.Sandy Febyanto dan Djati Pranoto dengan waktu 240 menit pemanjatan. Dipecahkan dengan waktu pemanjatan 127 menit.

    Tim Pengda FPTI DKI Jakarta berhasil memanjat dinding utara Gunung Spikul di kawasan Watu Limo, Trenggalek Jawa Timur, ekspedisi yang pertama kali di Indonesia yang dikelola Pengda FPTI.

    1996
    Panjat Tebing pertama kali berkiprah dalam ajang PON XIV di Jakarta sebagai eksebisi.

    1997
    Clara Sumarwati membuat kontroversi dalam pendakiannya di Everest, puncak tertinggi di Pegunungan Himalaya. Banyak pihak yang meragukan kedua kakinya telah menjejak puncak tertinggi di dunia itu. Pratu Asmujiono anggota pendaki dari Kopassus menjadi orang pertama Indonesia yang menjejakkan kakinya di puncak tertinggi Himalaya, Everest. Asmujiono berangkat bersama tim Ekpedisi Everest Indonesia yang merupakan gabungan anggota Kopassus dan pendaki sipil lainnya.

    2000
    PON XV di Jawa Timur panjat tebing mulai dilombakan sebagai cabang olahraga mandiri.

    2004
    PON XVI di Palembang Sumatera Selatan panjat tebing mulai didukung secara penuh oleh PB PON.
    13 Agustus 2004, General Assembly Federasi Panjat tebing ASEAN (South East Asia Climbing Federation - SEACF) di Jakarta. salah satu hasilnya adalah menetapkan Maman Hermansyah sebagai Presiden SEACF.

  • Read rest of entry

    Senin, 04 Januari 2010

    GPS - Global Position System

    GPS (Global Positioning System) adalah alat navigasi yg elektronik.
    Dia menerima informasi dari 4 - 12 satellite2 (bagiaan dari 27+ satellite2 GPS yg pemerintah Amerika S. punya) sehingga dia bisa memperhitungkan posisi Anda....dia mana Anda berada di Bumi!
    Satellite2 ini memutarkan 20,000 km diatas bumi.
    Bagiamana alatNya bisa membantu saya ?
    Anda bisa membaca koordinate posisi Anda berada di dunia, ingat tempat2Nya yg Anda menunjungi (sehingga Anda bisa balik nanti), membaca kecepatan jalan, lihat arah dan jarak antara tempat2 (waypoint), jarak dan arah antara Anda dan waypoint2.....
    Ketelitian: +/- Sekitar 5 -100 m (kebiasaan sekitar +/-15m). Ada khusus survei yg ketelitian <1cm !
    Fungsi Alat lebih lanjut...
    Waypoint - AlatNya bisa ingat sekitar 250-500 tempat. Tempat yg di ingat, atau Anda memasukan koordinate sendiri, punya istilah "waypoint". GPS bisa kasih tanda arah dan jarak dari tempat alat berada ke waypoint.
    Route (Rute) atau jalur buat antara waypoint2 - Kalau GPS di mode route dia akan memberi info jarak dan arah ke waypoint pertama, setelah datang di waypoint yg pertima tanda GPS langsung ke waypoint berikutnya.
    Trackback (Lintasan balik) - Kalau Anda tidak mematikan alatNya pada saat jalan, alatNya otomatis ingatkan jalur. Dia bisa kasih tanda arah untuk lintas balik.
    MOB "Man over board" - fungsi untuk ingat tempat dan lansung kasih tanda arah untuk lintas balik. (Biasanya fungsi ini baik di atas kapal.... kalau ada yg jatuh di laut)
    Speed (Kecepatan)
    ETA (Estimated Time of Arrival) - Hitungan sampai tujuan dengan kecepatan sebenarNya sampai waypoint tujuan (hitungan memakai jalur langsung).
    Jam tentu - GPS menerima jam dari satellite yg sangat cermat.
    Kalau beli kabel bisa sambung GPS ke komputer untuk download/upload informasi. Kalau skan peta masuk ke komputer juga bisa memakai software peta seperti OziExplorer (bisa download versi yg 3/4 lengkap dgn gratis).

    Apakah kelemahan GPS ?
    Rata-rata format peta Indonesia biasanya memakai datum dari Jakarta (0 derajat). Kebanyakan alat GPS tidak punya format ini sehingga Anda harus memakai Latitude & Longitude. Di negara lain bisa membaca GPSku dan langsung lehat posisiku di peta.
    Langit langsung - Alat GPS membutuh lihat langsung satellite2 untuk menerima informasiNya. Oleh karena ini tidak bisa memakai GPS dalam rumah, kadang-kadang terlalu dekat gudung2 yg tinggi, kadang-kadang dlm lembah, kadang-kadang di bawah hutan tebal. Pengalaman saya tidak pernah ada masalah dgn GPS dlm hutan, hanya dlm lembah dgn Garmin GPS12.
    Bahasa - Dengan GPS Garmin Anda bisa memilih bahasaNya yg dia memakai. - Tetapi bahasa2 itu hanya bahasa2 eropa.... belum bahasa Indonesia/Melayu.
    Bateri - bateri habis, tidak ada cadangan.....bantuan navigasi selesai! Kebiasan alat GPS memakai 4 bateri AA alkaline dan cepat habis kalau memakai alat GPS terus (10 - 36 jam yg tergangtung model).
    Elektronik - sama semua alat elekronik.... jatuh mungkin rusak, ....masuk basah mungkin rusak.... hati-hati dong!
    Walaupun alat GPS bisa hitund ketinggian, biasaNya kesalahan cukup besar, dan kurang cokok untuk membantu sebagai informasi navigasi di daerah pergunungan.
    Berapa hargaNya GPS?
    Garmin GPS12 di Amerika sekitar $150 (+/-1.5juta Rp), di Inggris £140 (+/- 2 juta Rp)....dan saya pernah lehat alat GPS di Jakarta dgn harga sekitar >4 juta Rupiah!!
    Merek2 GPS terkenal: Garmin Magellan
    Salah satu pelayanan di Amerika (lebih murah?) yg siap mengirim barang GPS Internasional : Ben Meadows Co.

    Read rest of entry

    Simpul-Simpul HIMAPA OSIRIS

    Figure-of-Eight

    Simpul "Figure-of-Eight" (mengkhayalkan 8) adalah simpul yg sangat bermanfaat. Gampang untuk membuat, gampang untuk membuka setelah memberatkan, dan stres tali rendah waktu ikat dgn kencang. Anda bisa membuat simpul ini di ujung s/d ditengah tali, tetapi kalau di ujung ...sebaik kalau Anda membuat simpul kancingan untuk ahkirNya sehingga dia tak bisa membukadiri. Simpul Fishermans atau Double Overhand cocok sebagai simpul kancingan.
    Dua cara membuat figure of eight. 
    Memakai cara yg pertama ketika rencanaNya memakai karabiner, yg kedua ketika Anda mau ikat tali langsung dgn harnes atau barang lain.

    Figure-of-Eight loop

    Figure-of-Eight re-threaded


    Kebiasaan methode ini cocok untuk mengikat tali langsung dengan harnes.

    Bowline


    Simpul bowline gampang untuk berubah dan membuka. AWAS, kalau salah membuat dia berbahaya. PENTING: juga membuat simpul
    kancingan di ujung bebas untuk menjaga kemungkinan dia membuka diri. 

    Clove Hitch


    Simpul clove hitch gampang untuk berubah tempatNya setelah membuat, tetapi dia tak terlalu kuat. If one side of the knot is to be loaded, place the diagonal underneath. If both sides are to be loaded, place the diagonal at the top. Mengetatkan dia, sebelum memakai, sehingga dia tidak jalan waktu keberatan. 

    Highwayman's Hitch


    Simpul "Highwayman's Hitch" ini bisa membawah keberatan Anda (ujung-B) dan untuk membuka cepat cabut ujung-A. 
    JANGAN MEMAKAI UNTUK MEMANJAT!
    Tetapi dia baik untuk kudaMu kalau Anda mau berangkat dengan cepat!

    Fisherman's Knot


    Simpul tergampang untuk mengikat dua ujung tali. Anda bisa memakai ini sebagai kancingan di tali ujung kalau sudah membuat figure of eight. Simpul
    Double Fishermans lebih baik.

    Double Fisherman's Knot


    Lebih baik dari pada Simpul Fisherman's. Dia simpul baik karena dia susah membuka. Periksa ujungNya sering untuk memastikan ujung tali tak menjadi lebih pendek. Kencang dgn keberatanMu. 

    Lark's Foot


    Simpul cepat, tetapi lemah. Sebaik menyingkiri. 

    Overhand Knot


    Barangkali simpul tergampang. Kebiasaan dipakai sebagai simpul kancingan, tetapi  simpul double overhand lebih baik. 

    Double Overhand Knot


    Lebih baik sebagai simpul kancingan dari pada simpul overhand. (DAPALA tersuka simpul Double fishermans untuk kancingan)

    Overhand Loop


    Simpul tergampang untuk membuat lingkaran  tali yang tertutup di tengah tali. Susah membuka telah keberatan. 

    Tape Knot


    Cocok untuk mengikat dua ujung webbing. Dia bisa membuka diri sehinnga periksa dgn sering. Membuat kancing dengan keberatan badanMu. 


    Ascending Knots

    Lima gambar simpul menaikkan berikut. Setiap simpul punya sifat-sifat kekuatan dan kelemahan. Cobah semua untuk memastikan yg terbaik menerut Anda.

    Prusik Loop

    The Kleimheist

    Simpul Hedden atau  Kreutzklem



    The French Prusik

    The Bachmann

    Read rest of entry
     

    My Profil

    Foto saya
    Bandung, Jawa Barat, Indonesia
    Himpunan Mahasiswa Pencinta Alam OSIRIS, merupakan wadah komunikasi Pecinta Alam yang berada dibawah naungan Kampus LPKIA. HIMAPA OSIRIS didirikan di Bandung pada tanggal 5 Mei 2005. Hingga saat ini, telah banyak perkembangan yang terjadi. Dari segi organisasi, yang semula hanya ada beberapa Anggota, sekarang telah menunjukan peningkatan di 5 tahun kebelakang. Dengan menaruh harapan yang sebesar-besarnya, semoga apa yang kita lakukan menjadi suatu pengetahuan yang baru didalam diri dan Organisasi.

    Event 2010

    * 10 Jan -> Pra DIKLAT PPGD
    * 10 Feb s/d 13 Feb -> Fun Climbing

    Event Calender

    10 s/d 13 Feb 2010 -> Fun Climbing

    Anggota HIMAPA OSIRIS

    PELOPOR
    * Lilis Setiani
    * Bedi Sumardi
    PERINTIS
    * T. Andalas Putera (Beben)
    * M. Aulia Romi R (Siput)
    * Ridho Tarigan (Rigan)
    * Perihamsyah (Pey)
    * Angga HP (Obot)
    * Riky Irawan (Bebi)
    * Nita Nursanti Intan (Keong)
    * Yusuf Sobarin (Kodel)
    * Arief Supriyadi (Dandi)
    * Iing Iskandar (Boink)
    * Dedek Yandi Sembiring
    ANGKATAN I
    *
    Irawan (Suluh)
    *
    Tazkir (Cang'ok)
    * Retno Indriani (Ca'eu)
    *
    Windu Astuti (Kupista)
    ANGKATAN II
    * Jafar (Themesong)
    * Dudi Pandu Dwiguna (Bolang)
    * Agus Permana (Mogi)
    * Ade Permana (Kiwil)
    * Andy Musafir (Matul)
    ANGKATAN III
    * Dery Purwanto (Buweuk)
    * Rina Tresnawati (Cipeng)
    * Erwin Aritonang (Hope So)
    * Nova Nuryanto (Cileuk)
    ANGKATAN IV
    * Denih Handoko (O'Le)
    * Doddy (BeHa)
    ANGKATAN V
    *
    Junis Renaldi (Sote)
    * Feety Fatmawati (Legum)
    * Ichsan Mahmud S P (Levis)
    * Rinjani Marthilova (Online)
    * M. Ridho Al Amin (Leunca)
    * Swasti Larasitta (Getah)
    * Yuni Purnamasari (Kiceup)
    * Akbar Sodikin (Don't Cry)

    ANGKATAN VI

    * Asep Saepulloh(Cotom)

    * Laras Tunggal Dewi(Kicau)

    * Dina Novianti(Rambai)

    * Rulli Iwa Yogaswara(Soex)

    * Selvi Agustiani(Ciwaw)

    * Siti Nurhasanah(Carpon)

    * Angga Sukma Putra(Sunade)

    ANGKATAN VII

    * Indra Yusup (Cupetong)

    * Irfan Zaenudin (Gabri)

    * Rizki Fazrin R (Bekok)

    * Virgus Tinus S (Kobir)

    * Ersam Martio (Tabelo)

    * Taufan Ichwan (Kobe)


    ANGKATAN VIII

    * Nika Novianti (Cebi)

    * Indra Soleh Mulyana (Koring)

    * Rizka Desi A (cemot)

    * Herman uparman (Bumir)

    * Widodo (Laleur)

    * Fery Chairul Fauzi (Pole)

    * Koirul Anam (La'e)

    * Erik Firnanadi (Tebe)

    * Rizal Gumilar (Samuk)

    ANGKATAN IX

    * Fitriyaningsih (Iswa)

    * Lutfi Setiawati (Celi)

    * Mardalena (Cese)

    * Indra Adikusuma (Tole)

    * Furkon Ady Trinugraha (Lalab)

    * Muhammad Fahrizal (Tamsi)

    * Rona Asmara (Don'clo)

    * Andi Rahamania (Boun)

    * Indra Sunarja (Abreh)

    ANGKATAN X

    * Samuel Christiando (Laring)

    * Rizki Firman S (Lacing)

    * Indra Kartika (Ubro)

    * Rudi Adi S (Gibrig)

    * Toni Zamilton Arpan (Rendur)

    * Muhammad Pandu (Belo)

    * Rio Taufik Rahman (Keresek)